Ekspetasi Beracun
Orientasi Di balik jendela kaca yang buram oleh embun dan air mata yang tak pernah tumpah, hiduplah seorang anak bernama Lin Jingyi. Ia seorang anak dari keluarga kaya terpandang. Papa-nya (Chen) pemilik perusahaan ternama dan Mama-nya (Mei) seorang desainer muda berpengalaman. Mereka hidup di dalam rumah besar, namun bagi Lin Jingyi itu semua sia-sia. Ia hanya menginginkan hidup sederhana dan disayangi kedua orang tuanya. Sejak usianya masih sekuntum bunga belum mekar, dunianya adalah medan perang mental yang berkecamuk di kepala. Dimana dia dituntut sempurna dalam hal apa pun dan yang paling sering 'tuntutan nilai ujian' . Badan Jingyi dipenuhi memar. Papanya menjadikan Jingyi kanvas emosi, segala pukulan dan tendangan mendarat ditubuhnya. Semua itu bukan lagi kejutan melainkan rutinitas yang ia dapatkan saat tidak memenuhi keinginan Papa Chen. Terkadang mamanya membentak Jingyi untuk selalu menuruti keinginan Papanya. "Kenapa nilai Bahasa Indonesiamu 95? Ken...